Kegiatan Piodalan di Kantor PT. PLN (Persero) ULP Singaraja Purnama Ke-lima

Pada setiap purnama kelima, seluruh keluarga besar PLN ULP Singaraja merayakan piodalan. Acara dimulai dengan upacara keagamaan yang dipimpin oleh pemangku pura, diikuti oleh seluruh karyawan PLN. Ini bukan hanya acara ritual, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya di dalam organisasi. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi seluruh staf untuk bersatu, menjalin hubungan yang erat, dan memperkuat semangat kerjasama di lingkungan kerja. Selain itu, melibatkan diri dalam piodalan ini juga membuka peluang untuk lebih memahami nilai-nilai budaya Bali dan meningkatkan toleransi di tengah-tengah keberagaman yang ada. Dengan begitu, setiap purnama kelima bukan hanya menjadi hari ritual, tetapi juga hari kebersamaan yang mewarnai perjalanan magang penulis di PLN ULP Singaraja.

Jumat, 27 Oktober 2023 - Suasana dipenuhi semangat gotong royong dengan kegiatan ngayah. Bersama rekan-rekan, penulis berpartisipasi dalam menghias pura menjadi tempat yang lebih indah dengan menggunakan kain wastra dan membantu membuat penjor. Kebersamaan ini menghadirkan rasa hangat yang melibatkan setiap elemen di dalam PLN ULP Singaraja.




Sabtu, 28 Oktober 2023 - Kami melanjutkan kegiatan dengan nunas tirta ke pura. penulis berkesempatan menunas tirta ke pura melanting, sebuah momen spiritual yang memberikan keberkahan bagi diri sendiri. Setelah kembali dari pura, keterlibatan penulis tidak hanya selesai di sana. penulis juga turut membantu mengambil banten di Desa Banjar, menambahkan dimensi kebersamaan yang meluas ke wilayah sekitar.


Minggu, 29 Oktober 2023 - Merupakan puncak dari rangkaian piodalan di Pura PLN ULP Singaraja. Kegiatan utama hari ini adalah sembahyang bersama sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa syukur. Suasana sakral di dalam pura memperkuat ikatan kekeluargaan di antara staf PLN ULP Singaraja. Piodalan ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga perwujudan kebersamaan dan kebhinekaan yang menjadi ciri khas.



Komentar